Masalah payudara kendur terletak pada posisi, bukan ukuran. Puting berada sejajar dengan atau di bawah lipatan bawah payudara, dan jaringan payudara terkumpul ke bawah sehingga bagian atas tampak kosong. Dalam kondisi ini, menambah volume tidak akan menaikkan posisi puting, sehingga bila kekenduran adalah masalah utamanya, pengangkatan harus dilakukan lebih dahulu. Pengangkatan payudara adalah operasi yang merapikan kulit yang mengendur dan menata ulang jaringan payudara untuk memindahkan puting dan areola ke posisi yang tepat.
Yang menentukan hasil operasi ini adalah pilihan pola sayatan. Berdasarkan tingkat kekenduran, kelonggaran dan elastisitas kulit, jumlah jaringan payudara, ukuran areola, perbedaan kiri-kanan, dan volume yang Anda inginkan, kami memilih salah satu dari sayatan periareolar, vertikal, atau T terbalik, dan bila perlu merencanakan implan atau cangkok lemak secara bersamaan. Dr. Juyoung Go telah memberikan kuliah tentang pemilihan pola sayatan pada pengangkatan payudara dan pengangkatan sekaligus pembesaran payudara di Korean Society of Plastic and Reconstructive Surgeons, APS Korea, dan Seoul Breast Meeting sejak 2020; rinciannya dirangkum pada bagian penelitian terkait di bagian bawah halaman ini.
Panjang bekas luka ditentukan oleh pola sayatan. Sayatan yang lebih kecil menghasilkan bekas luka yang lebih pendek, tetapi jumlah kulit yang dapat dirapikan juga berkurang, dan sayatan yang dipaksakan terlalu kecil dibandingkan tingkat kekendurannya menjadi penyebab areola melebar atau bagian bawah kendur kembali. Di Atelier Plastic Surgery, kami menentukan bersama saat konsultasi mana yang lebih diutamakan antara panjang bekas luka dan tingkat koreksi, lalu merencanakan operasi setelah memeriksa perkiraan bentuk melalui simulasi 3D.