Skin booster adalah sebutan umum untuk tindakan yang menyuntikkan bahan pendukung regenerasi kulit langsung ke lapisan dermis. Berbeda dengan filler, tujuannya bukan mengisi volume, melainkan memperbaiki kelembapan, elastisitas, dan tekstur kulit itu sendiri. Kulit kering, kerutan halus, penurunan elastisitas, pori-pori, dan kemerahan adalah jenis keluhan yang berbeda, sehingga bahan yang sesuai pun berbeda.
PDRN (polideoksiribonukleotida) membantu regenerasi kulit yang rusak, sedangkan eksosom, yang berperan sebagai pembawa sinyal antarsel, digunakan untuk meredakan peradangan dan menciptakan lingkungan yang mendukung regenerasi. hADM (matriks dermis aselular asal manusia) mengisi kembali komponen struktural dermis untuk memperkuat ketebalan dan elastisitas kulit yang menipis. Booster berbasis asam hialuronat mengikat air untuk memperbaiki kekeringan dan kerutan halus.
Atelier Plastic Surgery tidak memilih bahan terlebih dahulu, melainkan melihat kondisi kulit terlebih dahulu. Setelah memeriksa ketebalan dan tingkat kekeringan kulit, derajat kekenduran, serta riwayat tindakan sebelumnya, kami menentukan bahan, kedalaman suntikan, dan jumlah sesi. Dr. Juyoung Go pernah memberikan kuliah di konferensi tentang penggunaan filler bersama skin booster dalam pendekatan struktural pada wajah bagian bawah.